Bandung, 9 Oktober 2026 - Mau ke mana setelah lulus?
Pertanyaan itu biasanya datang di semester akhir, di sela revisi skripsi. Lanjut S2? Langsung kerja? Atau masih mencari arah? Banyak mahasiswa menjawabnya dengan menunda, karena pilihannya terasa jauh dan abstrak.
Padahal, sebagian pintu kesempatan itu sudah terbuka lebar. Dalam pertemuan dengan para rektor di Jakarta pada 2 September 2026, Menteri Pendidikan Arab Saudi, Yousef Al-Benyan, menyebut ada lebih dari 1.000 beasiswa pemerintah Saudi untuk mahasiswa Indonesia, tetapi baru sekitar separuhnya yang terpakai. Duta Besar Saudi untuk Indonesia, Faisal Al-Amoudi, menegaskan beasiswa tersebut terbuka untuk semua bidang studi (Antara, RRI).
Kenapa separuh kursi itu masih kosong? Salah satu alasannya sederhana: banyak yang belum pernah melihat langsung seperti apa kampus-kampus di Saudi. Sulit membayangkan kuliah di tempat yang belum pernah dikunjungi. Program Umrah Mahasiswa 2027 lahir untuk menjembatani itu: beribadah di Tanah Suci, sekaligus melihat sendiri kampus yang mungkin menjadi tujuan studi berikutnya.
Sekilas program
| Detail | Keterangan |
| Durasi | 11 hari, 2–12 Januari 2027 |
| Maskapai | Qatar Airways |
| Harga | Mulai Rp36 Juta/Pax (Kamar Quad) |
| Highlight | City tour dan sharing session dengan alumni ITB dan diaspora Indonesia di Qatar |
| Highlight 2 | Kunjungan ke KAUST, Universitas Ummul Qura, dan Islamic University of Madinah |
| HIghlight 3 | Naik kereta cepat Haramain rute Makkah–Madinah |
| Penyelenggara | Khalifah Tour bekerja sama dengan YPM Salman ITB |
| Peserta | Terbuka untuk mahasiswa dari kampus mana pun |
Meski digagas bersama YPM Salman ITB, program ini tidak terbatas untuk mahasiswa ITB. Mahasiswa dari kampus mana pun, negeri maupun swasta, bisa mendaftar.
Kenapa umrah saat masih kuliah?
Karena ini salah satu waktu terbaik yang mungkin tidak datang dua kali. Fisik sedang prima untuk thawaf, sa'i, dan berjalan jauh antara hotel dan masjid. Jadwal juga masih relatif longgar, sebelum terikat cuti kantor dan tanggung jawab pekerjaan.
Umrah di masa kuliah juga memberi jeda yang jarang didapat. Di tengah tenggat tugas dan target IPK, berdiri di depan Ka'bah adalah kesempatan untuk menata ulang niat: untuk apa ilmu ini dicari, dan ke mana hidup ini mau diarahkan.
Umrah di masa kuliah juga memberi jeda yang jarang didapat. Di tengah tenggat tugas dan target IPK, berdiri di depan Ka'bah adalah kesempatan untuk menata ulang niat: untuk apa ilmu ini dicari, dan ke mana hidup ini mau diarahkan.
Bagi banyak mahasiswa, ini juga mungkin pengalaman pertama ke luar negeri. Bedanya, kali ini tidak dilepas sendirian. Ada pembimbing ibadah, pembimbing rombongan, dan teman-teman sebaya yang sedang memikirkan pertanyaan yang sama.
Mengenal tiga kampus yang dikunjungi
Tiga kampus ini mewakili tiga wajah pendidikan tinggi Saudi: riset sains-teknologi kelas dunia, universitas tertua di Makkah, dan kampus paling internasional di Madinah.
KAUST (King Abdullah University of Science and Technology)
KAUST adalah universitas riset khusus pascasarjana (S2 dan S3) yang berdiri sejak 2009 di Thuwal, pesisir Laut Merah, sekitar satu jam di utara Jeddah. Mahasiswa dan penelitinya datang dari lebih dari 120 negara, dengan fokus riset pada energi, pangan, kesehatan, dan air, serta kecerdasan buatan sebagai penggerak lintas bidang (FindAMasters). Bahasa pengantar resminya bahasa Inggris, sehingga cocok untuk mahasiswa sains dan teknik (Wikipedia).
Daya tarik terbesarnya adalah KAUST Fellowship. Menurut FAQ resmi KAUST, tidak ada pendaftaran fellowship terpisah: semua mahasiswa yang diterima otomatis mendapatkannya, kecuali yang didanai program kemitraan atau sponsor eksternal (KAUST Admissions FAQ). Cakupannya meliputi:
- Biaya kuliah dan bench fee penuh, senilai hingga USD 35.000 per tahun (FindAMasters)
- Tunjangan hidup USD 20.000–30.000 per tahun, tergantung jenjang dan kemajuan studi; sekitar USD 20.000 untuk S2 (KAUST CEMSE)
- Asrama di kampus termasuk listrik dan wifi, asuransi kesehatan dan gigi, serta dukungan relokasi
Catatan penting: KAUST umumnya mensyaratkan usia maksimal 30 tahun untuk S2 dan 35 tahun untuk S3 (KAUST Admissions FAQ). Artinya, masa kuliah S1 adalah waktu yang tepat untuk mulai menyiapkan diri.
Universitas Ummul Qura (Makkah)
Ummul Qura berakar dari Fakultas Syariah yang didirikan di Makkah pada 1949, lalu memperoleh status universitas dengan nama Umm Al-Qura melalui dekret kerajaan pada 1981. Kini programnya membentang dari ilmu keislaman klasik seperti syariah, bahasa Arab, dan dakwah, hingga teknik, kedokteran, ilmu terapan, dan ilmu sosial. Sekitar 30.000 mahasiswa belajar di kampus utamanya di Makkah (Kemlu Kazakhstan).
Salah satu alumninya yang paling dikenal jamaah Indonesia adalah Syekh Saud Al-Shuraim, mantan imam dan khatib Masjidil Haram, yang meraih gelar doktornya di kampus ini (Kemlu Kazakhstan). Suara yang selama ini hanya didengar lewat rekaman, ternyata ditempa di kampus yang akan kita kunjungi.
Islamic University of Madinah (IUM)
IUM didirikan melalui dekret kerajaan pada 1961. Saat ini mahasiswanya datang dari lebih dari 140 negara, mencakup sekitar 85% dari total mahasiswa regulernya (Panduan Admisi S1 IUM 1448 H).
Banyak yang mengira IUM hanya kampus agama. Faktanya, panduan admisi S1 resminya mencantumkan program teknik elektro, mesin, sipil, industri, dan kimia; ilmu komputer, data science, dan teknologi informasi; serta fisika, kimia, matematika, matematika keuangan dan aktuaria, dan ilmu lingkungan. Perkuliahan di fakultas sains diberikan dalam bahasa Inggris, sedangkan fakultas teoretis dalam bahasa Arab.
Beasiswa penuh untuk mahasiswa internasional mencakup tunjangan bulanan, tunjangan kedatangan, asrama, makan bersubsidi, layanan kesehatan gratis, tiket pulang tahunan dengan potongan harga, serta transportasi gratis antara kampus dan Masjid Nabawi. Untuk jalur S1, pelamar disyaratkan berusia 17–25 tahun dan memperoleh ijazah SMA dalam lima tahun terakhir.
Waspada calo beasiswa. Pendaftaran dilakukan melalui platform resmi Study in Saudi Arabia. Panduan IUM menegaskan universitas tidak memiliki agen atau kantor di mana pun yang berwenang menerima pendaftaran. Jika ada pihak yang menjanjikan "jalur khusus" berbayar, patut dicurigai.
Naik kereta cepat Haramain
Perjalanan Makkah–Madinah yang dulu memakan sekitar enam jam lewat jalan darat, kini bisa ditempuh sekitar 2 jam 15 menit dengan kereta cepat Haramain. Jalurnya sepanjang 453 km, dengan kecepatan hingga 300 km/jam, dan menghubungkan lima stasiun: Makkah, Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, King Abdullah Economic City, dan Madinah (Pemerintah Saudi, Mei 2026; Arab News).
Bagi peserta, ini bukan sekadar moda transportasi. Ini kesempatan melihat langsung salah satu proyek infrastruktur modern Saudi dari dalam gerbongnya, pengalaman yang relevan terutama bagi mahasiswa teknik sipil, transportasi, dan perencanaan wilayah.
Bagi peserta, ini bukan sekadar moda transportasi. Ini kesempatan melihat langsung salah satu proyek infrastruktur modern Saudi dari dalam gerbongnya, pengalaman yang relevan terutama bagi mahasiswa teknik sipil, transportasi, dan perencanaan wilayah.
Singgah di Qatar: belajar dari yang lebih dulu berkarier
Sebelum tiba di Tanah Suci, rombongan singgah di Qatar untuk city tour dan sharing session bersama alumni ITB serta diaspora Indonesia yang bekerja di sana. Topiknya membumi: seperti apa realita kuliah dan bekerja di Timur Tengah, bagaimana mereka sampai ke sana, dan apa yang sebaiknya disiapkan sejak masih kuliah.
Brosur dan situs kampus bisa dibaca kapanpun dan dimana saja. Namun, cerita langsung dari orang yang sudah menjalaninya jauh lebih sulit didapat.
Brosur dan situs kampus bisa dibaca kapanpun dan dimana saja. Namun, cerita langsung dari orang yang sudah menjalaninya jauh lebih sulit didapat.
Untuk orang tua: Tidak perlu khawatir melepas anak ke luar negeri untuk pertama kali
Melepas anak ke luar negeri untuk pertama kali tentu memunculkan banyak pertanyaan bagi orang tua. Berikut hal-hal yang bisa membuat Bapak dan Ibu lebih tenang.
- Penyelenggara berizin resmi. Program ini diselenggarakan oleh Khalifah Tour (PT Citraceria Usaha Khalifah), yang telah melayani jamaah sejak 2005 dan berizin resmi sebagai PPIU. Dengan Izin Resmi D/351/2004.
- Pembimbing dari lembaga yang dikenal. Pembimbing ibadah dan pendamping kunjungan kampus berasal dari YPM Salman ITB.
- Rombongan, bukan perjalanan mandiri. Anak berangkat bersama teman sebaya dan didampingi sepanjang perjalanan, dari keberangkatan hingga kepulangan.
- Biaya transparan. Mulai dari 36jt-an, Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir ada biaya tambahan karena program dari Khalifah Tour ini sudah All-In.
Lebih dari ibadah, perjalanan ini bisa dipandang sebagai investasi. Sebelum anak memutuskan lanjut S2 atau berkarier, ia sudah lebih dulu melihat langsung kampus tujuan, berbincang dengan yang sudah merantau, dan pulang dengan gambaran yang lebih jelas.
Siapa yang cocok ikut?
- Mahasiswa tingkat akhir yang sedang mempertimbangkan S2 di luar negeri.
- Mahasiswa sains, teknik, dan IT yang tertarik dengan kampus riset seperti KAUST.
- Mahasiswa studi Islam, bahasa Arab, atau syariah yang tertarik dengan Ummul Qura atau IUM.
- Mahasiswa yang ingin menunaikan umrah pertama bersama teman sebaya.
Tidak harus sudah punya rencana studi yang matang. Justru perjalanan ini dirancang untuk membantu menemukan arah.
Daftar sekarang
Untuk informasi lengkap dan pendaftaran, hubungi Tour Consultant kami:
- Whatsapp: +62 22 88885617
- Alamat Bandung: Jl. Brigjen Katamso No. 11, Bandung 40122.
- Alamat Jakarta: Graha MIR, Jl. Pemuda No.9, Kota Jakarta Timur, Jakarta 13220
Siapa tahu, kampus yang Anda kunjungi Januari nanti menjadi tempat Anda kuliah berikutnya.
Referensi
Referensi
- Antara News, "Indonesia, Saudi Arabia boost higher education, scholarship ties" (3 September 2026): en.antaranews.com
- RRI, "Saudi Arabia Offers 1,000+ Scholarships to Indonesian Students" (3 September 2026): rri.co.id
- KAUST Admissions, FAQ resmi: admissions.kaust.edu.sa
- KAUST CEMSE, Financial Support (resmi): cemse.kaust.edu.sa
- FindAMasters, profil KAUST: findamasters.com
- FindAMasters, KAUST Fellowship: findamasters.com
- Wikipedia, King Abdullah University of Science and Technology: en.wikipedia.org
- Kementerian Luar Negeri Kazakhstan, kunjungan ke Umm Al-Qura University (10 November 2025): gov.kz
- Islamic University of Madinah, Undergraduate Admission Guide 1448 H (resmi, PDF): iu.edu.sa
- Pemerintah Arab Saudi (pep.gov.sa), "Haramain High Speed Railway Transports over 800,000 Passengers" (22 Mei 2026): pep.gov.sa
- Arab News, "Saudi Arabia's Haramain railway increases speed to 300kph": arabnews.pk
- Gulf News, "Saudi Arabia 300kph 'Haramain Express' train to be ready this year" (2018): gulfnews.com
WhatsApp 022-8888 5617
info@khalifahtour.com