Cappadocia atau dalam bahasa lokalnya Kapadokya yang berarti Land of Beautiful Horses atau negeri dengan kuda-kuda yang indah, merupakan daerah bersejarah di Anatolia Tengah, terutama di Provinsi Nevşehir di negara Turki Modern. Pada zaman Herodotus, Kapadokia dilaporkan meliputi seluruh daerah dari Pegunungan Taurus ke wilayah Euxine (pada Laut Hitam), dengan batas selatan rangkaian pegunungan Taurus yang memisahkannya dari daerah Kilikia, batas timur hulu sungai Efrat dan dataran tinggi Armenia, batas utara Pontus, dan batas barat Likaonia serta bagian timur Galatia. Nama ini secara tradisional digunakan dalam sumber-sumber Kristen sepanjang sejarah dan masih dipakai luas sebagai konsep turisme internasional di Turki untuk mendefinisikan daerah yang memiliki sejumlah keajaiban alam, khususnya "cerobong peri" (fairy chimney) dan warisan budaya Anatolia dan Turki yang unik.
Cappadocia merupakan tujuan wisata populer, karena memiliki banyak tempat dengan ciri geologi, sejarah, dan budaya yang unik. Terletak di barat daya kota besar Kayseri, yang dilayani perhubungan udara dan kereta api ke Ankara dan Istanbul. Daerah ini ditemukan dan dibentuk oleh Bangsa Het dari kerajaan Hittites lebih dari 3000 tahun yang lalu. Kerajaan ini merupakan salah satu imperium paling maju yang berkuasa dari 1700-1190 SM. Formasi bebatuan unik di lembah dan ngarai terbentuk akibat hujan dan angin yang mengikis permukaan selama ribuan tahun silam. Batuan ini ada akibat erupsi gunung-gunung merapi selama 2 milyar tahun yang lalu. Karena hal itu, terbentuklah fairy chimney atau cerobong peri yang bentuk atap-atap rumahnya mirip jamur, runcing, topi dan kerucut.
Ada berbagai macam pilihan wisata di daerah Cappadocia. Beberapa diantaranya seperti Goreme Open Air Museum, yaitu museum di ruangan terbuka yang terdiri dari gua-gua dan merupakan museum terbuka terbesar di dunia. Goreme Open Air Museum ini juga termasuk situs warisan dunia UNESCO sejak tahun 1985. Kemudian Red Valley, tempat yang pas untuk melihat sunset di Cappadocia. Ada tempat untuk sekadar bersantai dan ngemil di cafe sekitar Red Valley. Selanjutnya Underground City, seperti Derinkuyu Underground City dan Kaymakli Underground City. Keduanya hampir sama, yang membedakan hanya luas dan kedalaman. Sesuai dengan arti dari namanya, disana terdapat tempat khusus untuk mencoba berkuda yang dinamakan horse ride di megahnya bukit-bukit dan cave. Dan tempat wisata paling utama yang wajib didatangi, yakni Hot Air Ballons. Tempat yang menjadi target banyak wisatawan saat berkunjung ke Cappadocia.
Jika sudah berkunjung ke berbagai tempat wisata di Cappadocia, jangan lupakan kuliner khas daerah tersebut, yaitu Kebab Tembikar yang bernama Pottery Kebab. Kebab ini dibungkus dalam gentong kecil atau kendi yang ditutup dengan roti khas Turki. Terdapat beberapa pilihan isi seperti daging sapi, kambing, atau ayam. Daging dimasak dengan sayur-sayuran dan ditambah bumbu-bumbu khas, kemudian dimasak di dalam kendi yang ditutupi alumunium foil. Pottery Kebab ini disajikan bersama dengan kendinya. Pramusaji akan memecahkan kendi tersebut dan meletakan makanan di piring yang sudah disediakan.
Cappadocia merupakan tujuan wisata populer, karena memiliki banyak tempat dengan ciri geologi, sejarah, dan budaya yang unik. Terletak di barat daya kota besar Kayseri, yang dilayani perhubungan udara dan kereta api ke Ankara dan Istanbul. Daerah ini ditemukan dan dibentuk oleh Bangsa Het dari kerajaan Hittites lebih dari 3000 tahun yang lalu. Kerajaan ini merupakan salah satu imperium paling maju yang berkuasa dari 1700-1190 SM. Formasi bebatuan unik di lembah dan ngarai terbentuk akibat hujan dan angin yang mengikis permukaan selama ribuan tahun silam. Batuan ini ada akibat erupsi gunung-gunung merapi selama 2 milyar tahun yang lalu. Karena hal itu, terbentuklah fairy chimney atau cerobong peri yang bentuk atap-atap rumahnya mirip jamur, runcing, topi dan kerucut.
Ada berbagai macam pilihan wisata di daerah Cappadocia. Beberapa diantaranya seperti Goreme Open Air Museum, yaitu museum di ruangan terbuka yang terdiri dari gua-gua dan merupakan museum terbuka terbesar di dunia. Goreme Open Air Museum ini juga termasuk situs warisan dunia UNESCO sejak tahun 1985. Kemudian Red Valley, tempat yang pas untuk melihat sunset di Cappadocia. Ada tempat untuk sekadar bersantai dan ngemil di cafe sekitar Red Valley. Selanjutnya Underground City, seperti Derinkuyu Underground City dan Kaymakli Underground City. Keduanya hampir sama, yang membedakan hanya luas dan kedalaman. Sesuai dengan arti dari namanya, disana terdapat tempat khusus untuk mencoba berkuda yang dinamakan horse ride di megahnya bukit-bukit dan cave. Dan tempat wisata paling utama yang wajib didatangi, yakni Hot Air Ballons. Tempat yang menjadi target banyak wisatawan saat berkunjung ke Cappadocia.
Jika sudah berkunjung ke berbagai tempat wisata di Cappadocia, jangan lupakan kuliner khas daerah tersebut, yaitu Kebab Tembikar yang bernama Pottery Kebab. Kebab ini dibungkus dalam gentong kecil atau kendi yang ditutup dengan roti khas Turki. Terdapat beberapa pilihan isi seperti daging sapi, kambing, atau ayam. Daging dimasak dengan sayur-sayuran dan ditambah bumbu-bumbu khas, kemudian dimasak di dalam kendi yang ditutupi alumunium foil. Pottery Kebab ini disajikan bersama dengan kendinya. Pramusaji akan memecahkan kendi tersebut dan meletakan makanan di piring yang sudah disediakan.
WhatsApp 022-8888 5617
info@khalifahtour.com