Khalifah Tour

Menjelajahi Kampung Kasbah Ait Ben Haddou

Menjelajahi Kampung Kasbah Ait Ben Haddou

29-11-2019 02:29 Site Admin
Maroko memiliki banyak kawasan perkampungan atau desa kuno, yang biasa disebut dengan Kasbah. Kasbah merupakan wilayah perkampungan atau desa yang dulunya ditempati oleh masyarakat suku Berber, yaitu masyarakat asli Maroko. Berdasarkan literatur yang ada, suku Berber berasal dari Afrika bagian utara dan banyak dipengaruhi oleh bangsa Arab yang datang ke Afrika dalam menyebarkan agama islam. Kondisi Kasbah saat ini ada yang sudah kosong dan dijadikan museum atau dibiarkan apa adanya. Hal ini dikarenakan fasilitas umum yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat Kasbah sudah banyak yang tidak bisa digunakan seperti saluran air dan listrik. Ada pula yang setengah kosong karena hanya sedikit penduduk yang tinggal dan biasanya hanya sebagai warisan keluarga secara turun temurun sementara pemiliknya beraktivitas di luar Kasbah. Kemudian ada Kasbah yang masih dihuni para penduduknya meskipun sangat jarang dan biasanya letak Kasbah tersebut dekat dengan pusat keramaian.

Kasbah Ait Ben Haddou adalah Kasbah yang paling terkenal di kaki pegunungan atau atlas di kota Ouarzazate. Kasbah yang dibangun sekitar abad ke-17 ini letaknya dijalur antara kota Marakesh dan gurun pasir Sahara di Maroko. Letak pastinya berada di daerah Souss-Massa-Draa, Maroko Tengah, dekat aliran Sungai Ounila. Kasbah Ait Ben Haddou merupakan sebuah ksar atau kota benteng. Dibangun menggunakan bahan dasar berupa material tanah liat, jerami, dan kayu. Menjadikannya contoh arsitektur khas Maroko Selatan yang mengabadikan teknik konstruksi pre-saharan. Bangunan-bangunannya saling bertumpuk mengikuti kontur bukit, dikelilingi tembok kuno yang tinggi sebagai pertahanan dan dihiasi menara sebagai penguat. Terdapat gerbang berbentuk zigzag di setiap sudutnya. Karena keunikan bangunan dan kekokohannya, Kasbah Ait Ben Haddou menjadi salah satu Kasbah yang masuk dalam bangunan peninggalan dunia yang dilindungi oleh UNESCO dibawah PBB dan saat ini dikelola oleh Centre for the Conservation and Rehabilitation of the Architectural Heritage of Atlas and SubAtlas Zones (CERKAS).
 
Kasbah ini juga menjadi salah satu tempat pengambilan gambar atau syuting favorit dalam produksi film-film Hollywood bertema kolosal. Sebut saja beberapa film seperti Sodom and Gomorrah (1963), Marco Polo (1982), Gladiator (2000), dan film King of Persia (2010). Sebelum meninggalkan Ait Ben Haddou, wisatawan dapat membawa pulang berbagai macam cinderamata seperti kain tradisional dan batu-batuan eksotis yang ditawarkan penduduk lokal.