Khalifah Tour

Persiapkan Diri untuk Umrah

Persiapkan Diri untuk Umrah

13-06-2019 03:40 Site Admin
Ibadah haji telah usai. Sebagian jemaah haji sudah pulang ke tanah air. Kini Saatnya kaum Muslimin untuk mempersiapkan diri berangkat umrah. Ibadah umrah menjadi pilihan alternatif bagi mereka yang belum berkesempatan berhaji ke Tanah Suci. Sistem kuota haji tiap negara membuat antrean pergi haji cukup lama bahkan di atas 15 tahun sehingga umrah bisa menjadi pelipur rindu kepada Baitullah.

Meski bukan yang utama, ibadah umrah tak kalah istimewanya dengan haji sehingga kerap disebut "haji kecil". Ada beberapa  keistimewaan ibadah umrah seperti yang dinyatakan Nabi Muhammad dalam hadis-hadisnya. Ibadah umrah istimewa sebab umrah yang satu kepada umrah berikutnya adalah kafarat atau  penghapus dosa. Umrah juga menjadi jalan  jihad bagi para wanita dan orang-orang  yang lemah. Para ibu dan kaum wanita umumnya serta mereka yang lemah fisik pada masa Rasulullah saw tak bisa ikut berjihad atau berperang. Namun mereka masih mendapatkan keutamaan pahala jihad dengan cara melaksanakan ibadah umrah.

Selain itu, jemaah umrah adalah tamu-tamu Allah yang doanya dikabulkan. Ini adalah bentuk keistimewaan yang paling istimewa. Bahkan, apabila ada jemaah umrah yang wafat saat menjalankan ibadah umrah, maka pahalanya dicatat sampai hari kiamat.
Keutamaan lain ibadah umrah yaitu bisa menghilangkan kefakiran. Bila kita melihat saudara kita yang setelah pulang dari haji atau umrah,  maka terlihat kehidupannya semakin baik, rezekinya mengalir terus dan keluarganya bertambah berkah. Itulah salah satu keutamaan ibadah tersebut. Seluruh biaya yang digunakan untuk berangkat haji dan umrah akan diganti oleh Allah SWT dengan berlipat-lipat.

Keutamaan lain umrah berkaitan dengan melaksanakan salat sunah dua rakaat di Masjid Quba, Madinah, yang diganjar setara ibadah umrah. Hal ini termaktub dalam  hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif yang  pernah mendengar Rasulullah bersabda, " Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia salat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah"  (HR. Tirmizi no. 298 dan Ibnu Majah no. 1401). Tentu saja banyak keutamaan lainnya seperti salat di Masjidilharam yang pahalanya setara dengan 100.000 kali lipat dari salat di masjid lain, sedangkan salat di Masjid Nabawi pahalnya berlipat ganda sampai 1.000 kali lipat daripada salat di masjid biasa.

Karena ibadah umrah dan haji merupakan ibadah yang sangat membutuhkan banyak persiapan yang tidak hanya persiapan dari segi finansial, tetapi juga persiapan diri baik itu secara fisik maupun secara mental.  Apabila Anda ingin melaksanakan ibadah umrah, maka mulai saat ini mencari informasi biro perjalanan umrah yang terdaftar di Kemenag. Anda bisa bertanya kepada kawan atau sahabat yang pernah menggunakan jasa biro perjalanan umrah tertentu sehingga mendapat kepastian mutu pelayanan.

Setelah mempersiapkan dana dan mendaftar ke biro perjalanan umrah terpercaya, maka langkah selanjutnya adalah persiapkan niat umrah yang benar yakni hanya mengharap rida Allah SWT. Jika niat Anda bukan untuk ibadah, maka sebaiknya Anda harus mengubah niat tersebut. Seperti misalnya ingin foto-foto, jalan-jalan, mendapatkan gengsi, agar terpandang di masyarakat, dan sebagainya. Fokuskan saja niat untuk beribadah kepada Allah.

Persiapan fisik dengan melakukan olahraga secara rutin. Olahraga fisik sangat dibutuhkan untuk menjaga kondisi badan kita agar tetap sehat selama melaksanakan ibadah di tanah suci karena ibadah umrah juga banyak membutuhkan fisik prima seperti tawaf, sai, ziarah, maupun jalan kaki ke Masjidilharam dan Masjid Nabawi. Selain itu, persiapkan ilmu agar ibadah lebih khusyuk karena setiap amalan yang kita lakukan pasti ada kaitannya dengan ilmu. Amal yang dilakukan tanpa ilmu, maka amal tersebut akan sia-sia atau bahkan bisa tertolak. Oleh karena itu, sangat penting untuk membekali diri dengan ilmu sebelum melaksanakan ibadah haji dan umrah.  Meski sudah pernah haji atau umrah, namun pembinaan sebelum berangkat umrah yang dilakukan biro perjalanan sebaiknya tetap diikuti.

Bukan hanya persiapan fisik, namun persiapkan pula sisi mental untuk segala kemungkinan yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Sikap sabar, tawakkal, dan berikhtiar yang terbaik harus ditumbuhkan selama menjalani umrah. Seringkali kita mengekspektasikan bahwa di tanah suci itu begini atau begitu, dan ketika sampai di sana, ternyata jauh dari apa yang telah diekspektasikan, akhirnya mengeluh. 

Terakhir manajemen waktu karena waktu ibadah bisa dari malam bahkan dinihari, sedangkan siang dipergunakan istirahat. Tidak ada salahnya jika Anda membuat target ibadah selama menjalankan ibadah umrah. Akan lebih baik lagi jika target tersebut dicatat, karena kalau tidak dicatat kemungkinan untuk lupanya sangat besar. 
Selamat mempersiapkan diri untuk melaksanakan umrah tahun ini. Kami siap memberikan pelayanan terbaik kepada kaum Muslimin.***


Oleh Rustam Sumarna,
Penulis Direktur Biro Perjalanan Haji Plus dan Umrah Khalifah Tour