Khalifah Tour

Wisata Belanja di Sela Umrah

Wisata Belanja di Sela Umrah

16-01-2018 04:27 Site Admin
Umrah merupakan salah satu ibadah yang utama baik dari segi pahala maupun pengalaman perjalanannya. Namun, umrah juga bisa menjadi sebuah wisata perjalanan yang menarik dan mengasyikka. Salah satunya adalah wisata belanja selain tentu saja berziarah ke berbagai tempat bersejarah.
 
Jangan dulu berpikiran negatif atau berburuk sangka kepada jemaah umrah yang suka berbelanja. Toh mereka berbelanja juga dengan niat untuk diberikan atau dibagikan kepada keluarga, teman, saudara, maupun tetangga. Tentu insya Allah niat seperti itu juga akan mendatangkan pahala.

Apabila Anda suka bepergian dan belanja di sela-sela umrah, ada beberapa tempat belanja sekaligus jalan-jalan atau wisata belanja yang ada di Saudi Arabia. Pertama, Pasar Bab Makkah yang terletak di Suhaifa, di salah satu sudut kota Jeddah, Arab Saudi. Pasar tradisional ini buka setiap pagi dan tutup menjelang shalat Zuhur. Pasar ini merupakan lokasi favorit untuk memborong oleh-oleh karena selain barang-barang yang dijual lengkap, harganya pun murah dibandingkan dengan pasar atau pusat perbelanjaan lain. Pasar Bab Makkah dapat dijangkau dengan mobil dari pusat kota, jaraknya hanya 10 menit. Semua harga barang yang dijual di Pasar Bab Makkah terjangkau dan termasuk murah dibandingkan dengan di tempat lain.

Kedua, pasar kurma Madinah yang menjual berbagai jenis kurma yang harganya bervariasi, mulai dari 30 Riyal sampai 90 Riyal. Selain kurma, Anda juga dapat menemukan biskuit-biskuit yang terbuat dari bahan dasar kurma di pasar ini. Pasar Kurma Madinah terletak sekitar 60 meter di sebelah selatan Masjid Nabawi.

Ketiga, pasar Jakfariah yang dikenal pasar “borong” terletak sekitar 1 kilometer dari Masjidilharam, Mekkah. Pasar tradisional ini menjual berbagai keperluan ibadah, termasuk perhiasan emas, jam tangan, dan barang-barang elektronik berupa telepon genggam. Para pedagangnya rata-rata dapat menggunakan bahasa Indonesia walaupun dengan logat Arab. Tawar-menawar juga lazim dilakukan di pasar yang tepat waktu salat langsung tutup dan digelar karpet untuk alas sholat di lorong-lorong jalan pasar itu. Disebut juga sebagai pasar `borong` karena para pembeli yang umumnya jamaah haji banyak yang berbelanja dengan memborong barang sebagai oleh-oleh dan harganya umumnya relatif di bawah harga eceran di pasar lainnya.

Keempat, pusat perbelanjaan Bin Dawood yang menjual berbagai barang dan kebutuhan dijual di tempat tersebut dengan harga yang bersaing. Seperti halnya di supermarket di Indonesia, diskon menarik bisa didapatkan di tempat belanja ini apabila Anda membeli barang dalam jumlah besar.

Kelima, Pasar Ukaz yang banyak menjual berbagai jenis buah kurma di Kota Makkah. Dulu, Pasar Ukaz merupakan pusat perdagangan masyarakat Makkah yang selalu ramai. Namun sekarang pasar ini agak sepi pengunjung. Luas Pasar Ukaz relatif kecil.
Keenam, Balad atau Corniche Jeddah yang menjadi salah satu kawasan yang bisa menjadi surga bagi pebelanja. Selain memiliki pusat perbelanjaan kelas tinggi yang menawarkan produk terbaru dari merek fesyen ternama dari Milan dan Paris, kawasan kotatua di Jeddah ini juga dipadati pedagang tradisional dan pasar terbuka yang menawarkan aneka produk fesyen dan souvenir dengan harga relatif murah. Pada malam hari, pusat perbelanjaan ini padat oleh pengunjung. Kepadatan pusat perbelanjaan yang terletak di daerah Corniche ini memuncak selama musim haji, karena jamaah haji biasanya menyempatkan diri mampir ke Jeddah untuk membeli buah tangan. Karpet, abaya, aneka merk minyak wangi dengan kemasan unik, tasbih, sajadah, jam tangan, aneka produk kulit, kerudung, pasmina, hingga celak mata dan hena.

Di antara toko-toko di Balad, Toko Ali Murah merupakan toko yang paling banyak didatangi jamaah haji Indonesia. Meski namanya Ali Murah, namun harga barang yang dijual di toko ini sebenarnya relatif lebih mahal dibandingkan harga barang di toko yang lain. Jamaah haji Indonesia rata-rata lebih memilih berbelanja di toko ini karena transaksi bisa dilakukan dengan bahasa Indonesia dan pembayaran dapat dilakukan dengan Rupiah. Semua pelayan di toko ini orang Indonesia, si empunya toko pun fasih berbahasa Indonesia.

Ketujuh, Haraj al-Sawarikh, sebuah los pasar panjang di Kota Jeddah yang menjual aneka barang baru dan bekas. Karpet, lampu kristal, barang pecah belah, kosmetik, barang elektronik, produk fesyen dan souvenir banyak dijual di kawasan ini. Jika pandai menawar dan memilih, Anda dapat mendapatkan barang bagus dengan harga murah di sini.
Kedelapan, Tahlia street berada di tengah Kota Jeddah. Anda dapat berbelanja di pusat perbelanjaan dan butik yang menjual produk-produk fashion ternama dunia. Kawasan ini disebut-sebut sebagai salah satu pusat perbelanjaan modern terbesar di Arab Saudi.
Terakhir, Falestin street Jeddah. Jika Anda ingin berbelanja produk elektronik, Falestin Street tempatnya. Di kanan kiri jalan ini berjajar toko-toko yang menjual aneka merk telepon genggam, kamera, MP3, MP4, MP5 dan komputer jinjing beserta aksesorisnya. ***
 
OLEH RUSTAM SUMARNAPenulis,
Direktur Biro Perjalanan Haji Plus dan Umrah Khalifah Tour